Psikologiuhuy's Blog

Henry Alexander Murray

Posted on: Juli 31, 2010

Henry Alexander Murray dilahirkan di New York pada tanggal 13 Mei 1893 dan meninggal pada tahun 1988. Sama seperti pandangan psikoanalisa, Henry Murray juga berpendapat bahwa kepribadian akan dapat lebih mudah dipahami dengan cara menyelidiki alam ketidaksadaran seseorang (unconscious mind). Murray menjadi professor psikologi di Harvard University dan mengajar disana lebih dari 30 tahun.
Peranan Murray di bidang psikologi adalah dalam bidang diagnosa kepribadian dan teori kepribadian. Hasil karya terbesarnya yang sangat terkenal adalah teknik evaluasi kepribadian dengan metode proyeksi yang disebut dengan “Thematic Apperception Test (TAT)”. Test TAT ini terdiri dari beberapa buah gambar yang setiap gambar mencerminkan suatu situasi dengan suasana tertentu. Gambar-gambar ini satu per satu ditunjukkan kepada orang yang diperiksa dan orang itu diminta untuk menyampaikan pendapatnya atau kesannya terhadap gambar tersebut. Secara teoritis dikatakan bahwa orang yang melihat gambar-gambar dalam test itu akan memproyeksikan isi kepribadiannya dalam cerita-ceritanya. (www.wikipedia.com).
a. Teori Personologi.
Murray berpandangan bahwa manusia harus difahami sebagai kesatuan pribadi yang utuh. Sebagian tingkah laku manusia harus difahami dari hubungannya dengan fungsi lainnya, seperti lingkungan, pengalaman masa lalu, ketidak sadaran dan kesadaran, serta fungsi otaknya. Kesemuanya itu harus ditangkap secara keseluruhan agar dapat difahami makna dari proses kepribadian seseorang. Teori kepribadian memang memberi hukum-hukum yang mungkin berlaku umum bagi setiap orang, namun pemahaman tentang diri seseorang harus didilakukan secara personal. Berdasarkan pemikiran inilah ia menamakan teorinya “personologi” untuk menekankan bahwa psikologi kepribadian seharusnya mengkonsentrasikan diri pada kasus individual: pribadi.
Teori ini terfokus pada individu-individu dengan seluruh kompleksitasnya dan segi pandangan ini diringkaskan dengan istilah personologi, yang diciptakan oleh Murray (1983), untuk memberi label bagi usaha-usahanya sendiri dan usaha orang lain yang memiliki keprihatinan mendalam untuk memahami individu secara penuh. Secara konsisten Muray menekankan kualitas organic tingkah laku dengan menyatakan bahwa satu bagian tingkah laku tidak dapat dipahami terlepas dari semua bagian lainya dalam pribadi yang berfungsi.
Masa lampau individu benar-benar sama pentingnya seperti keadaan individu beserta lingkungannya di masa kini. Kesamaan teori ini dengan teori psikoanalisis adalah penekanan tentang pentingnya motivasi tak sadar dan perhatian yang mendalam pada laporan verbal individu yang bersifat subjektif termasuk khayalannya. Dalam banyak hal, ciri yang paling khusus dari teori ini adalah pembahasannya sangat terinci dan sangat seksama tentang motivasi. Bagan konsep motivasi Muray telah digunakan secara luas dan sangat berpengaruh. Ciri khusus selanjutnya dari teori ini adalah tekanan yang konsisten pada proses fisiologis yang terjalin secara fungsional, yang mengiringi semua proses psikologis.
Menurut Murray (Lindzey, 1993), kepribadian adalah abstraksi yang dirumuskan oleh teoritisi dan bukan semata-mata deskripsi tingkah laku orang, karena rumusan itu didasarkan pada tingkah laku yang dapat diobservasi dan factor-faktor yang dapat disimpulkan dari observasi itu. Prinsip-prinsip pokok dasari teori kepribadian Murray adalah:
1. Proses Psikologis bergantung kepada proses fisiologis. Bagi Murray kepribadian muthlak tergantung kepada fungsi system syaraf. Peran otak untuk mengontrol dan memproses semua aspek kepribadian yang eksis di otak seperti perasaan, kesadaran, ingatan, keyakinan, sikap, ketakutan, niali-nilai, dan aspek-aspek lainnya disebut regnant.
2. prinsip mencakup semua hal (all-embarcing principle): kepribadian dalam konsep yang dapat menjelaskan tingkah laku. Para Freudian berpendapat bahwa orang bertingkah laku untuk menghilangkan tegangan dan mendapatkan kepuasan, tetapi menurut Murray, bukan bebas tanpa tegangan yang diinginkan dan yang memuaskan organisme. Kepuasan itu diperoleh dari melakukan aktivitas, proses mengurang tegangan atau mengubah tingkat kebutu3han tegangan (need-induced tension). Keadaan tanpa tegangan justru menjadi sumber distress, karena manusia terus-menerus memiliki keinginan merasa senang, aktif, maju, bergerak dan berusaha, yang smuanya itu adalah peningkatan tegangan, bukan peredaan tegangan. Jadi organisme justru menciptakan tegangan untuk memperoleh kepuasan dari atiivitas memuaskan kebutuhan.
3. organisasi longitudinal, yaitu anggapan bahwa terdapat pusat yang mengorganisir dan mengatur proses dalam diri individu,proses yang fungsinya untuk mengintegrasikan kekuatan yang sling bertentangan yang dihadapi individu, memuaskan kebutuhan individu, dan merencanakan pencapaian tujuan individu.
b. Struktur Kepribadian
Cara Muray merumuskan kepribadian menunjukkan bahwa ia sangat berorientasi pada pandangan yang memberi bobot memadai pada sejarah organisme, fungsi kepribadian yang bersifat mengatur, ciri-ciri berulang dan baru pada tingkah laku individu, hakikat kepribadian yang abstrak dan proses fisiologis yang mendasari proses psikologis.
Id-Ego-Superego
Murray sebenarnya juga seorang psikoanalis, pelopor penelitian fikiran-fikiran psikoanalitik yang berusaha menerjemahkan konsep-konsep Freud dan Jung kedalam hypothesis yang dapat diuji. Menurut Murray (Alwisol:2007), masa lalu, masa kini dan masa yang akan dating memiliki bobot yang setara untuk menentukan tingksh laku, sehingga motivasi tak sadar menjadi tidak terlalu penting. Ia masih memakai konstruk Id-Ego-Superego, meskipun dengan pengertian yang berbeda, yaitu:
1. Id, Murray menambahkan dari teori freud tentang id, bahwa menurutnya id tidak hanya berisi impulsive primitif, amoral, dan kenikmatan, tetapi juga berisi impuls yang dapat diterima baik dan diharapkan masyarakat seperti empati,cinta dan memahamui lingkungan.
2. Ego, Murray memberi peran ego lebih luas dari freud. Menurutnya sebagai unsure rasional dari kepribadian, ego bukan hanya melayani, mengubah arah, dan menunda impuls id yang tak terima, tetapi ego juga menjadi pusat pengatur semua tingkah laku, mencari membuat peluang untuk memperoleh kepuasan id positif.
3. superego, Murray menekankan pada pentingnya pengaruh kekuatan lingkungan social atau kultur dalam kepribadian. Ia menolak pendapat freud bahwa superego telah terkristalisali pada usia 5 tahun. Menurutnya superego terus-menerus berkembang sepanjang hayat merefleksikan pengalaman manusia yang semakin dewassa semakin kompleks dan canggih.
Penting untuk diperhatikan bahwa konsepsi Muray tentang superego dan ego ideal memberikan ruang gerak yang lebih luas bagi perubahan dan perkembangan dalam tahun sesudah masa kanak-kanak. Muray menekankan pembentukan-pembentukan kepribadian yang lebih positif. Ia yakin bahwa ada proses formatif dan konstruktif yang tidak hanya berguna bagi kelangsungan hidup, tetapi juga memiliki energi, tujuan dan pemenuhan-pemenuhannya sendiri. Imajinasi yang kreatif merupakan aspek kepribadian yang paling kuat dan merupakan aspek yang kerapkali paling sedikit diberi kesempatan untuk berkembang.
c. Dinamika Kepribadian
Teori Murray yang paling khas dalam Psikologi adalah tentang perjuangan, pencarian, keinginan, hasrat dan kemauan manusia. Kebanyakan orang menganggap teori dari Murray merupakan teori motivasi atas dasar adanya konsep kebutuhan. Konsep kebutuhan yang dimaksud Murray yaitu menggambarkan factor-faktor penentu tingkah laku penting dalam pribadi.
Dalam membahas teori Murray, konsep kebutuhan merupakan pembahasan pertama, selanjutnya adalah tekanan, reduksi tegangan, tema, integrasi kebutuhan, tema kesatuan dan regnansi lalu konsep tentang nilai dan faktor.
Murray menyatakan bahwa kebutuhan merupakan sesuatu yang abstrak, tetapi berkaitan dengan proses-proses fisiologis dalam otak. Beberapa kebutuhan dibarengi oleh emosi-emosi tertentu dan seringkali dibarengi oleh tindakan tertentu untuk menghasilkan keadaan akhir yang efektif.
Murray menyatakan bahwa adanya kebutuhan dapat disimpulkan dari:
a) akibat atau hasil akhir tingkah laku
b) pola atau cara khusus tingkah laku yang bersangkutan
c) perhatian dan respon selektif terhadap kelompok objek stimulus tertentu
d) ungkapan emosi atau perasaan tertentu
e) kekecewaan apabila tidak tercapai sesuatu yang diinginkan

Tipe-tipe kebutuhan
Ada beberapa hal yang penting untuk membedakan aneka tipe kebutuhan, diantaranya:
1) ada perbedaan antara kebutuhan-kebutuhan primer dan kebutuhan-kebutuhan sekunder.
2) Ada perbedaan antara kebutuhan-kebutuhan terbuka dan kebutuhan-kebutuhan tertutup.
3) Ada kebutuhan yang memusat dan kebutuhan yang menyebar.
4) Ada kebutuhan proaktif dan kebutuhan reaktif.
5) Terdapat perbedaan antara kegiatan proses, kebutuhan-kebutuhan modal dan kebutuhan-kebutuhan akibat
Kebutuhan-kebutuhan itu tidak dapat bekerja sendiri-sendiri dan bentuk interaksi antara kebutuhan yang satu dengan yang lain sangat penting.
Tekanan
Konsep tekanan menggambarkan factor-faktor penentu tingkah laku yang efektif dan penting dalam lingkungan. Maksudnya orang yang memudahkan atau menghalangi usaha individu untuk mencapai tujuan tertentu.
Reduksi tegangan
Sama seperti freud, Secara umum Murray berpendapat bahwa manakala bangkit need, orang berada dalam tension, dan kepuasanlah yang mereduksi tension. Murray menambahkan dua hal. Pertama, orang sering secara aktif berusaha mengembangkan atau meningkatkan tension dalam rangka meningkatkan kenikmatan yang mengikuti tension reducsion. Kedua, pada jenis need tertentu, seperti hal yang terlibat dengan permainan drama atau aktivutas artistic, kesenangan yang membarengi kegiatan itu termasuk dalam pemuasan need. Jadi kepuasan tidak hanya diperolehdari tercapinya tujuan, tetapi terlibat dalam suatu aktivitas, tidak peduli tension menjadi turun atau malah naik, dapat memberi kepuasan.
Tema
Tema menyangkut interaksi antara kebutuhan dan tekanan. Ada macam-macam tema, mulai dari perumusan yang sderhana tentang interaksi subjek sampai pada perumusan yang lebih umum.
Integrasi kebutuhan
Integrasi kebutuhan adalah kebutuhan untuk mengadakan bentuk interaksi tertentu dengan tipe orang atau objek tertentu.
Tema kesatuan
tema kesatuan pada hakikat nya merupakan kesatuan antara kebutuhan dan tekanan yang berhubungan dan diperoleh dari pengalaman kanak-kanak dan yang memberikan arti serta kesatuan pada bagian terbesar tingkah laku individu.
Regnan
proses regnan adalah proses fisiologis yang mengikuti proses psikologi yang dominant.
Nilai dan Vektor
Nilai dan factor merupakan gambaran akhir dari tingkah laku. Sedangkan vector merupakan kecenderungan bertindak. Murray mengelompokkan vector menjadi sebelas vector.
Perkembangan kepribadian
Kompleks-kompleks anak-anak
Teori Murray mengenai perkembangan kepribadian bersifat longitudinal, menekankan pada perkembangan sejarah individu. Pendekatannya mirip teori freud, dengan elaborasi dan perluasan yang lebih komprehensif.
Murray membagi masa anak-anak menjadi lima tahapan, masing-masing ditandai oleh kondisi kepuasan yang dipengaruhi oleh tuntutan lingkungan dan memberi kesan yang mengarahkan tingkah laku pada perkembangan berikutnya.
Lima kondisi tahapan perkembangan anak dan kompleks yang terlibat, adalah:
a) Kompleks Klaustral
b) Kompleks Oral
c) Kompleks Anal
d) Kompleks Uretral
e) Kompleks Kastrasi
Bagi Murray kepribadian adalah hasil akumulasi interaksi antara proses kematangan genetic dengan factor empiric. Ini karena dua hal, pertama kepribadian berhubungan dengan struktur dan fungsi otak. Kedua, semua tingkah laku merupakan proses interaksi antara orang dengan lingkungannya. Determinan maturasi genetic dari kepribadian bersifat fundamental karena dibawa sejak lahir, sedangkan factor lingkungan atau pengalaman menjadi penentu yang kuat karena menjadi sarana perwujudan dari kematangan genetic.
d. Kekurangan :
1. Tidak terdapat sekumpulan asumsi psikologis yang dikaitkan secara eksplisit yang berhubungan dengan konsep2 yang sama, sehingga menghasilkan prediksi yang dapat diuji.
2. Teori murray lemah karena tidak mampu menjelaskan bagaimana motif2 berkembang.
e. Kelebihan :
1. TAT di gunakan sampai sekarang

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: